ANALISIS KOMPARATIF KEUNTUNGAN PETANI KARET DENGAN DAN TANPA PROGRAM GERAKAN BOKAR BERSIH DI DESA KEBUN RAYA KECAMATAN KINTAP KABUPATEN TANAH LAUT

Rita Puspitasari, Nina Budiwati, Rifiana Rifiana

Abstract


Hal yang mendasari adanya gerakan bokar bersih yaitu untuk meningkatkan mutu karet yang dihasilkan oleh petani karet karena melihat semakin merosotnya harga karet ditingkat petani disebabkan karena pengolahan bokar yang masih dibawah standar dengan cara memasukkan kotoran berat maupun ringan serta penggunaan pembeku lateks yang tidak direkomendasikan.Pemerintah melalui Permentan No.38 Tahun 2009 menjelaskan betapa pentingnya petani karet mengolah bokar bersih, karena dengan adanya gerakan bokar bersih akan meningkatkan pendapatan petani serta bokar yang dihasilkan memiliki harga jual yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui biaya, penerimaan, pendapatan, keuntungan petani karet dengan dan tanpa program gerakan bokar bersih, untuk menganalisis komparatif  keuntungan petani karet dengan dan tanpa  program gerakan bokar bersih, dan untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh petani karet dalam mengolah dan menjual Bokar. Data yang digunakan adalah primer dan sekunder. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode secara non proporsionite random sampling dengan memilih 30 responden di Desa Kebun Raya Kecamatan Kintap.OAnalisisOyangOdigunakaniyaituianalisis kualitatifIdanikuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan dalam jangka waktu satu bulan rata-rata biaya total petani karet dengan program gerakan bokar bersih sebesar Rp 772.611 per ha dengan pendapatan sebesar Rp 2.166.856 per ha dan keuntungan sebesar Rp 1.666.856 per ha. Sedangkan untuk rata-rata biaya total petani karet tanpa program gerakan bokar bersih dalam jangka waktu satu bulan sebesar Rp 740.386 per ha dengan pendapatan sebesar Rp 1.279.497 per ha dan keuntungan sebesar Rp 769.497 per ha.Perbandingan keuntungan petani karet dengan dan tanpa program gerakan bokar bersih menggunakan Uji-t diperoleh nilai t hitung 6,752 dengan nilai sig 0,000 yang berarti nilai probabilitas sig < 0,05 ini menjelaskan bahwa keuntungan petani karet dengan dan tanpa program gerakan bokar bersih berbeda secara nyata.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.20527/fa.v2i3.243

Refbacks

  • There are currently no refbacks.