Rancang Bangun dan Uji Kerja Pengering Ikan Asin Sepat Rawa (Trichogaster trichopterus) Sistem Batch Tipe Rak Bertingkat

Rezal Fahmi , Agung Nugroho, Alia Rahmi

Abstract


Ikan sepat rawa (Trichogastern trichopterus) memiliki nilai ekonomi yang tinggi, selain dijual dalam keadaaan segar di pasar, ikan sepat rawa kerap diawetkan dalam bentuk ikan asin. Sejauh ini, ikan asin sepat dibuat dengan pengeringan konvensional (sun drying). Hasil rancang bangun pengering terdiri dari ruang pengering, ruang pindah panas, ruang penukar panas dan ruang pembakaran serta blower. Uji kerja pengering pada lama pengeringan 6 jam didapatkan produk ikan asin sepat sebanyak 1,1 kg, sebaran suhu rata-rata sebesar 63,1oC, laju pengeringan 46,16%bk/jam dengan efisiensi sebesar 1,47%. Sedangkan pada lama pengeringan 8 jam didapatkan produk ikan asin sepat sebanyak 0,9 kg, sebaran suhu rata-rata sebesar 62oC, laju pengeringan 36,21%bk/jam dengan efisiensi sebesar 1,22%. Kualitas produk ikan asin sepat pada lama pengeringan 6 jam memiliki kadar air akhir rata-rata sebesar 27,54%, hasil pengujian organoleptik didapatkan ada perbedaan signifikan di tiap rak pada ruang pengering terhadap aspek tekstur dan aroma dan tidak berbeda signifikan pada aspek warna. Sedangkan kualitas produk ikan asin sepat pada lama pengeringan 8 jam memiliki kadar akhir rata-rata sebesar 20,20%, dari pengujian organoleptik untuk aspek warna dan tekstur ada perbedaan signifikan ditiap rak dan tidak berbeda signifikan pada aspek aroma. Biaya produksi ikan asin sepat pada lama pengeringan 6 jam sebesar Rp37.644,43/kg, sedangkan pada lama pengeringan 8 jam sebesar Rp50.850,33/kg.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.20527/inagrin.v1i1.102

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.20527/inagrin.v1i1.102.g48

Refbacks

  • There are currently no refbacks.