Pengaruh Kadar Air Gabah Terhadap Mutu Beras pada Varietas Padi Lokal Siam Sabah

Pangestu Hadi Iswanto, Arief RM Akbar, Alia Rahmi

Abstract


Gabah padi olyn varietas Siam Sabah merupakan beras yang sudah lama dikenal oleh masyarakat luas di Kalimantan. Namun pada penanganan pascapanen, pada mutu padi varietas olyn ini sering terjadi penurunan mutu. Karena adanya kegagalan pada proses penanganan pascapanen, disamping dapat berakibat penurunan mutu juga dapat menimbulkan terjadi susut hasil yang besar. Salah satu contoh penanganan pascapanen adalah pengeringan gabah. Gabah perlu dikeringkan untuk keperluan penggilingan dan penyimpanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan mutu beras kepala pada berbagai kadar air gabah serta menganalisis hubungan kadar air gabah terhadap mutu beras pada varietas padi olyn Siam Sabah.

Metode penelitian yang digunakan adalah metode percobaan. Rancangan percobaan yang di terapkan adalah Rancangan Acak Lengkap. Factor yang di teliti yaitu kadar air gabah saat penggilingan yang terdiri dari 6 taraf atau perlakuan, yaitu : 1) K1=kadar air >15-17% dengan kadar air gabah 15,99%, 2) K2=kadar air 13-15%dengan kadar air gabah 14,20%, 3) K3=kadar air <13% dengan kadar air gabah 12,10%. Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali.

Hasil perlakuan terbaik pada penelitian ini terdapat pada perlakuan K2=kadar air 13-15% dengan kadar air gabah yaitu 14,20%. Persentasi beras kepala yang dihasilkan yaitu 62,79%, butir patah yang dihasilkan 23,08%, butir menir yang dihasilkan 6,77%, butir gabah yang dihasilkan 0,11%, butir kapur yang dihasilkan 0,80%, butir kuning dan butir merah 0%.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.20527/inagrin.v1i1.72

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.20527/inagrin.v1i1.72.g41

Refbacks

  • There are currently no refbacks.