Kajian Neraca Massa Pada Industri Kelapa Sawit Studi Kasus di PT. Alam Tri Abadi Kec. Murung Pudak, Kab. Tabalong, Kalimantan Selatan

Yuyun Hadiyarti, Arif RM. Akbar, Udiantoro

Abstract


Pengolahan kelapa sawit adalah salah satu faktor menentukan keberhasilan usaha perkebunan kelapa sawit. Perusahaan pengolahan kelapa sawit harus melakukan efisiensi, dikatakan efisien apabila output yang dicapai lebih tinggi dibandingkan dengan input yang digunakan. Untuk mencapai hasil yang efisien dalam pengolahan CPO memerlukan perancangan proses neraca massa. Perhitungan neraca massa untuk mendapatkan kesetimbangan massa input dan output, agar tidak ada ketidakseimbangan dalam melaksanakan kegiatan proses produksi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis neraca massa pengolahan CPO di PT. Alam Tri Abadi Kec. Murung Pudak, Kab. Tabalong, Kalimantan Selatan. Metode penelitian menggunakan metode neraca massa dengan membangun kompartemen menurut stasiun proses pengolahan kelapa sawit.KompartemenPada neraca massa pengolahan CPOadalah stasiun penerimaan buah, perebusan, perontokan buah, pelumatan, pengempaan, dan pemurnian minyak (Sand trap tank, oil vibrating screen, crude oil tank, continous clarifier tank, vacum dryer). Persentase hasil minyak menurut Nasution et al.,(2014) sebesar 22% dari jumlah TBS olah, sedangkan minyak yang dihasilkan di PT. Alam Tri Abadi sebesar 20%. Minyak yang dihasilkan lebih sedikit dibandingkan dengan persentase minyak yang ditentukan hal ini disebabkan karena bahan baku, tandan buah segar yang diolah masih banyak buah mentahnya dan ada sebagian buah yang terlalu matang sehingga CPO yang dihasilkan lebih sedikit dibandingkan dengan persentase yang sudah ditentukan.

Palm oil processing is one of the factors determining the success of the oil palm plantation business. Palm oil processing companies must perform efficiency, It is said to be efficient if the output achieved is higher than the input used. To achieve efficient results in CPO processing requires the design of the mass balance process.Calculation of mass balance to get equilibrium of input and output mass, so that there is no imbalance in executing production process activities. This research aims to analyze the mass balance of CPO processing in PT. Alam Tri Abadi district Murung Pudak Tabalong, South Kalimantan. The method this research began by building compartments according to station the process of palm oil processing. Compartment on the CPO processingmass balance isfruit receiving stations, boiling, threshing fruit, digester, pressing, and oil purification (sand trap tanks, oil vibrating screen, crude oil tank, continous clarifier tanks, vacum blow dryer).  The percentage oil revenues according to Nasution et al., (2014) as much as 22% from the total of  processing TBS, while the oil produced in PT. Alam Tri Abadi at 20%. The oil produced is less than the percentage of oil determined this is due to the raw material, Fresh fruit bunches that are processed there are many of its fruit raw and some of the fruit is too ripe so that the CPO produced is less than the percentage that has been determined.

Keywords : palm oil, cpo processing, efficiency, mass balance. <w:LsdException Locked="fa

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.20527/inagrin.v1i1.94

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.20527/inagrin.v1i1.94.g47

Refbacks

  • There are currently no refbacks.