Pengaruh Beberapa Pestisida Nabati Terhadap Hama Polong Kedelai (Glycine max L. Merr) di Lahan Rawa Pasang Surut

Carlo Kristson Bolla, Samharinto Soedijo, Elly Liestiany

Abstract


Seiring dengan meningkatnya kebutuhan kedelai tingkat produksinya terus menyurun, sehingga impor kedelai mencapai 40% dari kebutuhan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemanjuran beberapa pestisida nabati berbahan tumbuhan terhadap hama polong kedelai. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok delapan perlakuan, terdiri dari lima bahan uji pestisida nabati yaitu Cabe Jawa, Sirih Hutan, Kepayang, Kirinyuh dan Bintaro, tiga bahan pembanding yaitu air, pestisida sintesis dan satu bahan pestisida nabati Mimba. Hasil penelitian menunjukan kerusakan terendah setelah Kimia adalah Kepayang dengan kerusakan 33,25% dilanjutkan perlakuan Kirinyuh dengan kerusakan 36,77% dan Bintaro dengan kerusakan 37,98%, sedangkan pada perlakuan Mimba dengan kerusakan 44,87% tidak berbeda nyata dengan Cabe Jawa dengan kerusakan 45,56% dan Tanpa Insektisida dengan kerusakan 46,81% tidak berbeda nyata dengan Sirih Hutan dengan kerusakan 46,87%.

Full Text:

PDF

References


Alfian, R. 2009. Efektivitas Ekstrak Mimba dalam Pengendalian Ulat Grayak (Spodoptera litura F.) pada Tanaman Selada. J. Floratek 4(2) : 45-54.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 1985. Kedelai. Pusat Penelitian dan Pengenbangan Tanaman Pangan. Bogor. Hlm 73-86 dan 295-317.

Dadang & D. Prijono. 2008. Insektisida Nabati : Prinsip, Pemanfaatan dan Pengembangan. Departemen Proteksi Tanaman. Bogor. Hlm 87.

Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Selatan. 2017. Laporan Tahunan Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Selatan. Banjarbaru.

Hadi, M. 2008. Pembuatan Kertas Anti Rayap Ramah Lingkungan dengan Memanfaatkan Ekstrak Daun Kirinyuh (Eupatorium odoratum). BIOMA. 6(2) : 12-18.

Harahap & K. Rakhmadiah. 2016. Uji Beberapa Konsentrasi Tepung Daun Sirih Hutan (Piper aduncum L.) untuk Mengendalikan Hama Sitophilus zeamais M. pada Biji Jagung di Penyimpanan. Jur.Agroekotek 8(2) : 82-94.

Hasnah & A. Rusdy. 2015. Pengaruh Ekstrak Buah Cabe Jawa (Piper retrofractum Vahl.) Terhadap Perkembangan dan Mortalitas Kepik Hijau. J. Floratek. 10(2) : 87-96.

Hendrival, Latifah & A. Nisa. 2013 Efikasi Beberapa Insektisida Nabati untuk Mengendalikan Hama Pengisap Polong di Pertanaman Kedelai. Jurnal Agrista. 17(1) : 18-27.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia, 2017. Strategi Pencapaian Swasembada Kedelai. Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian. Bogor.

Sari, K. P. & Suharsono. 2011. Status Hama Pengisap Polong pada Kedelai, Daerah Penyebarannya dan Cara Pengendalian. Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian. Buletin Palawija. 22 : 79-95.

Thamrin, M, S. Asikin & M. Willis. 2013. Tumbuhan Kirinyu Chromolaena odorata (L) (Asteraceae: Asterales) sebagai Insektisida Nabati untuk Mengendalikan Ulat Grayak (Spodoptera litura). J. Litbang Pert. 32(2) : 112-121.

Utami, S. & N. F. Haneda. 2010. Pemanfaatan Etnobotani dari Hutan Tropis Bengkulu sebagai Pestisida Nabati. JMHT. 16(3) : 143-147.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.